TUGAS TENTANG DATA WEREHOUSE
Nama :Dian Hardianto
Nim : 011.01.111
Jurusan : Teknik Informatika
Makul : Data Werehouse
Semester: VI
Pertanyaan :
1. Tulis
penjelasan dan berikan contoh tetang permasalahan pemrosessan file?
2. Tuliskan
Penjelasan dan contoh tentang dbms
a. Dapat
mengurangi redudansi?
b. Dapat
menyimpan data secara terpisah?
c. Dapat
mengintegrasikan data dari berbagai file?
d. Dapat
melakukan pengambilan data dan informasi yang lebih cepat?
e. Meningkatkan
keamanan data?
3. Berikan
contoh dan jelaskan penerapan DW pada bidang kesehatan?
Jawaban :
1. a.
Data berlebihan dan simpang siur
merupakan duplikasi data dalam beberapa file data. Data berlebihan
terjadi sewaktu beberapa divisi (wilayah fungsional) dalam perusahaan atau
institusi secara indenpenden mengumpulkan sekelompok informasi yang sama.
Karena ia dikumpulkan dan disimpan dalam sekian banyak tempat, untuk item data
yang sama seperti karyawan, ini akan menyebabkan penafsiran data secara berbeda
di tiap divisi tersebut.
b. Ketergantungan program data
merupakan relasi erat antara data yang tersimpan dalam file dengan
program tertentu yang dibutuhkan oleh data untuk melakukan ptroses pemperbaruan
dan pemeliharaan file tersebut. Setiap program komputer tradisional harus
mendeskripsikan lokasi dan sifat dari data dimana ia bekerja. Dalam lingkungan
file tradisional, setiap perubahan dalam data memerlukan perubahan pula pada
semua program yang mengakses data.
sistem tradisional bisa menimbulkan banyak laporan rutin terjadwal
setelah melakukan banyak perubahan pemrograman, sebab ia tidak bisa membuat
laporan yang bersifat instan atau merespons persyaratan-persyaratan informasi yang
tak berantisipasi sebelumnya secara cepat. Informasi yang diperlukan oleh
request mendadak memang bisa diterima oleh sistem, namun tidak mampu
menjalankannya. Sebagian programer harus bekerja berminggu-minggu untuk bisa
merangkai semua item data yang diperlukasan ke dalam satu file baru.
d. Keamanan kurang terjamin
oleh karena hanya bisa sedikit mengendalikan atau mengelola data, maka
akses dalam penyebaran informasinya tidak bisa terkuasai dengan baik. Manajemen
tidak bisa tahu dengan pasti siap yang mengakses atau bahkan membuat perubahan
pada data organisasi.
f.
Kurang mampu berbagi-pakai data
(informasi tidak mengalir dengan lancar)
akses data yang fleksibel dalam lingkungan sistem yang simpang siur
membuat tidak mudah bagi orang untuk mendapatkan informasi. Karena
potongan-potongan informasi yang tersebar di banyak file dan di banyak bagian
organisasi tidak bisa dihubungkan satu sama lain, maka tidak mungkin informasi
bisa dibagi pakai atau diakses secara cepat. Informasi tidak bisa mengalir
dengan lancar ke semua wilayah fungsional atau beragam bagian dari organisasi.
2. DBMS adalah
sistem perangkat lunak yang memungkinkan
pengguna untuk mendefinisikan, membuat,
memelihara, dan mengontrol akses ke database.
a. Dapat
mengurangi redudansi?
Pengurangan data redudansi membuat proses penyimpanan data
efektif sehingga menghemat biaya perusahaan untuk investasi teknologi
penyimpanan.
b. Dapat
menyimpan data secara terpisah?
0 comments:
Post a Comment